Pagi ini tidak hujan, tapi mendung dan dingin. Banjir pula. Harus mengarungi kanal-kanal baru sedalam lutut dalam waktu kurang lebih 45 menit jika ingin naik angkutan ke kantor. Tubuhku belum sembuh benar dari flu. Sudah seminggu berkawan dengan pilek ini, sekarang malah bergeser ke batuk. Kepalaku pening lagi. Telapak kaki yang hanya beralaskan sendal jepit yang baru aku beli pagi tadi di warung sebelah mulai pucat dan mengkerut. Rasa gatal mulai merayapi sela-sela kaki. Aku bersin beberapa kali disertai beberapa kali batuk berdahak. Hiks…Jakartaku, banjir mulu.
Angkutan umum menjadi hal yang penting di kala banjir. Seakan-akan sadar bahwa mereka sangat dibutuhkan, tanpa belas kasihan mereka tidak memperlambat kecepatan kendaraan mereka ketika ada calon penumpang yang ingin naik. Memaki para penumpang yang lamban di saat turun. Menggerutu dikala uang yang diberikan dalam satuan besar. Mungkin ini adalah salah satu waktu yang mereka miliki untuk melegalkan ungkapan rasa kesal mereka. Dihari biasa, mungkin mereka menjadi sesuatu yang dibenci; karena asapnya, ugal-ugalannya, kepongahannya, dan kekasaran sikap mereka itu sendiri. Makian pengguna jalan yang lain adalah konsekuensi yang mereka dapatkan. Dipagi ini, para penumpang yang dimaki, dikasari, dipaksa berlari-lari mengejar; padahal angkutan ini tidak dalam keadaan buru-buru. Di saat sepi calon penumpang, dia berjalan perlahan. Jika ada calon penumpang yang tergopoh-gopoh, kecepatan ditambah agar orang-orang itu terlihat kepayahan. Kulihat si sopir. Dia hanya tertawa kecil dengan penuh kejahatan. Aku tidak mengerti apa yang ada dipikirannya. Kepalaku jadi semakin pusing…
Perjalan hari ini menjadi lebih jauh dari biasanya. Jalur angkutan umum yang biasa aku tumpangi setiap hari, sedang tidak aktif karena jalur mereka tergenang banjir; mesin kendaraan mereka akan rusak jika nekat melewatinya. Kombinasi jalan kaki dari satu “pulau” ke “pulau” yang lain pun menjadi cara yang dipilih demi mengkombinasikan rute angkutan umum yang masih beroperasi. Alhasil, perjalanan yang biasanya ditempuh dalam waktu 1,5 jam aku tempuh dengan 3 jam. Ditambah lagi dengan kondisi fisik yang sepertinya bakal sakit lagi nih. Flu seminggu sepertinya belum berakhir…
Otot sakit, kepala penat, hidung tersumbat dan tenggorokan serak…. Selamat menjalani awal minggu yang menyenangkan… hehehehehehhe..
konfrontasi
7 tahun yang lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar